BANDARLAMPUNG – Keluarga pengusaha Artalyta Suryani alias Ayin membantah sejumlah pernyataan yang disampaikan Lanny Mariska, mantan menantu Artalyta, dalam podcast bersama Denny Sumargo yang tayang di kanal YouTube.
Melalui kuasa hukum keluarga Artalyta Suryani, Sopian Sitepu, pihak keluarga memberikan klarifikasi atas sejumlah pernyataan Lanny, mulai dari persoalan rumah tangga, akses bertemu anak, dugaan kriminalisasi hingga perkara hukum yang membuat Lanny sempat menjalani penahanan.
Sopian membantah pernyataan yang menyebut Lanny mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Menurut dia, persoalan yang terjadi justru berkaitan dengan kebiasaan Lanny dalam menggunakan uang dan mengelola keuangan.
"Kalau dibilang kurang belanja tidak benar. Kalau Mbak L (Lanny) boros, ya saya tahu. Karena saya sendiri yang berulang kali menghitung utangnya yang di luar kewajaran," kata Sopian ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (21/7).
Dia menyebut, berdasarkan informasi yang diketahuinya, pengeluaran Lanny dalam satu bulan pernah mencapai sekitar Rp1 miliar.
Selain itu, Lanny disebut mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk keperluan pesta.
Sopian juga membantah pernyataan Lanny yang mengaku dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya.
Dia mengatakan tidak ada larangan bagi Lanny untuk menemui anak-anaknya dan dirinya bahkan siap menjadi fasilitator jika diperlukan.
"Tidak, bahkan saya sendiri baru kemarin hari Senin, ketemu anaknya dan keluarga ini. Kapan saja Mbak L bertemu anaknya, silakan. Saya siap jadi fasilitator. Kalau anaknya mau, silakan bawa," ujarnya.
Menurut Sopian, persoalan hubungan antara Lanny dan anak-anaknya tidak semata-mata berkaitan dengan larangan dari keluarga.
Dia menilai perlu melihat kondisi yang sebenarnya terjadi di dalam keluarga tersebut.
